Nenek Pikun Ditemukan Tewas Terlentang

0
64

Situbondo, Motim. Warga Desa/Kecamatan Kendit mendadak dihebohkan penemuan mayat perempuan dengan posisi terlentang, di aliran sungai perbatasan Desa Bugeman dan Desa Kendit, Rabu (29/3) malam. Selanjutnya, untuk kepentingan penyelidikan, mayat perempuan tua yang diketahui bernama Bu Asyum (67), warga Dusun Karang Anyar, Rt 02 Rw 02, Desa/Kecamatan setempat dibawa ke RSUD Abdoer Rahem untuk divisum.

Mayat Bu Asyum ditemukan pertama kali sekira pukul 17.00 WIB oleh sekelompok anak yang sedang mengejar layangan putus. Melihat mayat yang sudah berbau dan tidak dikenali wajahnya, sekelompok anak itu langsung memberitahukan warga setempat dan diteruskan ke pihak yang berwajib.

Begitu mendapat laporan warga, Tim gabungan yang terdiri dari, Polisi, Koramil, opsnal BPBD dan Tagana langsung mendatangi lokasi penemuan mayat untuk melakukan evakuasi ke RSUD Abdoer Rahem.

“Saya tidak tahu, kalau itu Bu Asyum yang meninggal di sungai. Memang, beberapa hari ini  tidak kelihatan kaluar masuk di gubuknya. Saya tahunya dari anak-anak yang main layangan dan melihat mayat di aliran sungai,” kata Sujono warga setempat.

Keterangan Memo Timur menyebutkan, sebelum ditemukan menjadi mayat, Bu Asyum memang hidup sendirian didalam gudang milik tetangganya, Sujono (52). Bahkan, untuk makannya sehari-hari sering dibantu oleh warga setempat, sebab selama ini pihak dari keluarganya, kurang memperhatikan kehidupan bu Asyum yang serba kekurangan.

Diduga, saat keluar dari gudang, nenek yang sudah pikun itu kehilangan arah dan akhirnya ditemukan meninggal di aliran sungai dengan kondisi terlentang dan sudah mengeluarkan bau tak sedap.

Kapolsek Kendit, AKP Supran mengatakan, bahwa mayat Bu Asyum itu diperkirakan sudah 3 hari berada di aliran sungai.

”Kalau dilihat dari kondisinya yang sudah berbau dan rambutnya sudah rontok, meninggalnya diperkirakan 3 hari. Saat ditemukan posisinya terlentang diatas aliran sungai diperbatasan Desa Bugeman dan Kendit. Hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan,”katanya. (gik)

NO COMMENTS