Banjir Landa Dua Kecamatan

0
190

Pasuruan, Motim. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pasuruan, Senin (3/4) sore, menyebabkan banjir di beberapa wilayah di Kecamatan Pohjentrek dan Kraton. Terlebih di jalur yang menghubungkan antara Warungdowo – Sidogiri sempat memutuskan arus lalu lintas, Senin malam. Selama ini di depan kantor Kecamatan Pohjentrek tidak pernah sampai menggenang meskipun hujan deras, namun beberapa minggu terakhir ini air sempat menggenang sampai 30 cm.

Salah satu warga Desa Susukanrejo M. Yasin mengatakan,  bahwa saluran irigasi yang selama ini berfungsi baik, namun sekarang banyak yang mengalami rusak. Salah satu contohnya saluran irigasi yang berada di Dusun Sentong Desa Susukanrejo berbatasan dengan Dusun Paras Desa Parasrejo, saluran irigasi yang melintas di jalan tersebut rusak akibat jebolnya jalan kampung yang dilintasi oleh truk yang berlebihan muatan.

“Dump truk yang melewati jalan kampung ini banyak yang over tonasenya. Danpaknya jembatan jebol dan jalan kampung makin rusak,” terang M. Yasin. tadi malam.

Yang dimaksud dengan dump truk yang muatan berlebih tersebut adalah truk yang membawa tanah urug untuk pengerjaan proyek jalan tol Gempol – Pasuruan.  Dan jarak antara titik proyek jalan tol tersebut tidak jauh dengan lokasi titik banjir dan jalan rusak.

“Sebelum adanya proyek pengerjaan jalan tol, jalan kampung tidak rusak seperti ini dan tidak pernah banjir sampai meluber ke jalan,” ulas  M. Yasin.

Dari pantauan Memo Timur di lapangan, jebolnya jembatan kecil menutup saluran irigasi dan jika banjir air sampai meluber ke jalan hingga memutus akses jalan. (re/sk)

NO COMMENTS